Diskusi buku semakin hidup dengan kehadiran dosen-dosen Unand sebagai pembedah. Mereka adalah Prof. Dr. Ir. Melinda Noer, M.Sc. (Sosial Ekonomi Pertanian), Prof. Dr. Ir. Herviyanti, M.S. (Ilmu Tanah), Dr. Fadjar Goembira, S.T., M.Sc. (Teknik Lingkungan), serta Yuerlita, S.Si, M.Si, Ph.D. (Sosial Ekonomi Pertanian) yang bertindak sebagai moderator.
Para akademisi tersebut menggarisbawahi perlunya dialog ilmiah untuk mencari solusi atas isu lingkungan, tata kelola, dan sosial yang melekat pada sawit.
Mereka menilai forum seperti ini dapat memperkaya pemahaman mahasiswa sekaligus mendorong riset inovatif menuju perkebunan sawit yang lebih berkelanjutan.
Sebagai bagian dari rangkaian acara, panitia juga menyelenggarakan lomba konten kreatif tingkat nasional. Ada dua kategori yang dipertandingkan, yakni infografis dan video kreatif, dengan tema yang diambil langsung dari topik-topik dalam buku Mitos Vs Fakta.
Lomba ini mendapat sambutan hangat dari mahasiswa berbagai kampus. Kreativitas peserta diharapkan mampu menyebarkan pesan positif tentang sawit ke masyarakat luas, khususnya generasi muda yang sering terpapar informasi sepihak di media sosial.
Diskusi dan lomba yang digelar HIMASEKTA, PASPI, dan BPDP ini diharapkan menjadi momentum penting. Mahasiswa dan civitas akademika diharapkan mampu menjadi agent of change, yang tidak hanya memahami mitos dan fakta tentang sawit, tetapi juga melahirkan solusi konkret untuk pembangunan berkelanjutan.
Dengan hadirnya forum ini, Unand menegaskan perannya sebagai pusat dialog akademik sekaligus ruang lahirnya gagasan segar.
Di tengah berbagai kampanye negatif yang membayangi, kegiatan ini memberi pesan jelas, sawit bukan sekadar komoditas, melainkan bagian dari masa depan ekonomi, energi, dan keberlanjutan Indonesia.
Buku Mitos Vs Fakta Sawit Dibedah di Unand, Bahas Isu Sosial hingga Lingkungan
Diskusi pembaca untuk berita ini