Jakarta, elaeis.co -  Anggota Komisi IV DPR RI Edward Tannur mengharapkan
agar pupuk subsidi betul-betul bisa dinikmati oleh masyarakat yang berhak menerimanya.

"Diharapkan penyalurannya harus tepat waktu, tepat sasaran dan tepat guna," kata Edward dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi IV dengan Badan Pangan Nasional, Perum Bulog, PT Pupuk Indonesia dan ID Food di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Senin (3/4) kemarin.

Menurut politisi PKB ini, penyimpangan mengenai pendistribusian pupuk sudah sangat sering terjadi. Namun DPR tidak dapat melakukan penyidikan, hanya dapat mengontrol dan menyampaikan adanya laporan penyimpangan ini kepada PT Pupuk Indonesia yang lebih memiliki wewenang

Dikatakan, permasalahan ketersediaan pupuk merupakan hal klasik. Seperti pada musim tanam dan petani akan melakukan pemupukan, pupuk tidak banyak yang tersedia di pasaran.

“Ini kendala itu klasik setiap kali itu, belum lagi harganya. Betul dari standar pupuk subsidi ini sudah ada harganya sekian, tapi kadang-kadang di lapangan ya itu bisa terjadi miss dalam penyaluran pupuk," katanya.

"Mereka tahu bahwa pupuk lagi kosong dan sangat dibutuhkan oleh petani, maka terjadi permainan harga. Pupuk subsidi aja masih terjadi permainan harga,” tuturnya,
dilansir website resmi DPR RI.

Edward mengatakan setiap petani tidak memiliki wawasan atau pengetahuan yang sama tentang pupuk subsidi. Untuk itu ia meminta PT Pupuk Indonesia memberi perhatian terhadap penyaluran pupuk ini, agar penyimpangan mengenai pupuk dapat lebih diminimalisir.

"Jadi ya janganlah dianggap remeh karena kita berjuang ini masih banyak orang susah, orang miskin di daerah-daerah terpencil, terluar, termiskin lagi. Jadi itu memang repot. jadi itu mengenai pupuk subsidi, tapi kami sangat berharap sebagai wakil rakyat agar hal-hal yang kami sampaikan disini bisa mendapat apresiasi dan mendapat dukungan sehingga jangan kita berulang tahun terus nanti dikira DPR ini hanya datang duduk, dengar, diam, duit, ngantuk kita begitu,” tandasnya.