Rengat, elaeis.co - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Sawitku Masa Depanku (SAMADE) di Indragiri Hulu (Inhu), Provinsi Riau, Gundra Irawan,  menghimbau petani untuk mempersiapkan surat kendaraan yang diperlukan pada saat melintas di jalan raya karena dua pekan ke depan akan ada razia gabungan bertema "Operasi Keselamatan Lancang Kuning". 

Dia merinci, ada sekitar 400 petani kelapa sawit swadaya bernaung dalam organisasi SAMADE yang tersebar di 14 kecamatan se-Inhu. "Sesama pekebun harus saling mengingatkan supaya petani lain tak terkena razia polisi yang bertugas," katanya kepada elaeis.co, Selasa (7/2) saat dikonfirmasi. 

Gundra Irawan menyarankan, selain surat motor, setiap petani khususnya anggota SAMADE seyogyanya saat membawa peralatan panen seperti senjata tajam egrek untuk dilepas dari pibernya karena dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. 

"Perbuatan itu tergolong pelanggaran jika lalai membalut senjata tajam tersebut ketika melintasi jalan raya, bisa ditilang lho. Makanya sebelum terjadi bagi petani yang memiliki kebun kelapa sawit dekat dengan keramaian berhati-hati dalam beraktivitas," pungkasnya. 

Untuk diketahui, jajaran Polres Inhu telah menggelar Apel pasukan Operasi Keselamatan Lancang Kuning (LK) 2023 sebagai tanda dimulainya operasi terhitung mulai tanggal 7 sampai 20 Februari 2023 mendatang. 

AKBP Dody Wirawijaya, selaku Kapolres Inhu saat memimpin apel menyampaikan, operasi ini mengedepankan tindakan preventif, edukatif dan persuasif agar terciptanya kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan berlalu lintas, ungkapnya.