Medan, elaeis.co - Harga tandan buah segar (TBS) tingkat petani swadaya di 15 kabupaten sentra sawit di Sumatera Utara (sumut) naik cukup signifikan.
Wakil Sekretaris DPW Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Sumut, Sopyan Daulay, mengatakan, naiknya harga TBS disebabkan naiknya harga minyak sawit mentah (CPO).
Menurutnya, tender yang digelar PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) untuk perdagangan CPO melalui Pelabuhan Belawan, Sumut, dan Pelabuhan Dumai, Riau, Selasa (18/1/2022), mengangkat harga CPO hingga mencapai Rp 14.805/kg di luar pajak pertambahan nilai (PPN).
"Kenaikan harga CPO seperti yang terlihat dari hasil tender KPBN ini mendorong kenaikan harga buah sawit di tingkat petani sawit swadaya di Sumut," katanya kepada Elaeis.co, Rabu (19/1/2022).
Berikut daftar harga TBS di 15 kabupaten sentra sawit di Sumut (dalam satuan /kg):
Langkat Rp 2.900 (sebelumnya Rp 2.800)
Deli Serdang Rp 2.930 (sebelumnya Rp 2.830)
Serdang Bedagai Rp 2.960 (sebelumnya Rp 2.850)
Simalungun Rp 2.940 (sebelumnya Rp 2.810)
Batubara Rp 2.820 (sebelumnya Rp 2.790)
Asahan Rp 2.875 (sebelumnya Rp 2.750)
Labuhanbatu Utara Rp 2.800 (sebelumnya Rp 2.730)
Labuhanbatu Rp 2.900 (sebelumnya Rp 2.850)
Labuhanbatu Selatan Rp 2.910 (sebelumnya Rp 2.830)
Padang Lawas Utara Rp 2.930 (sebelumnya Rp 2.810)
Padang Lawas Rp 3.100 (sebelumnya Rp 3.030)
Tapanuli Selatan Rp 2.870 (sebelumnya Rp 2.800)
Tapanuli Tengah Rp 2.845 (sebelumnya Rp 2.820)
Mandailing Natal Rp 3.280 (sebelumnya Rp 3.075)
Pakpak Bharat Rp 2.850 (sebelumnya Rp 2.800)
Harga TBS Petani Swadaya di 15 Sentra Sawit Naik, ini Pemicunya
Diskusi pembaca untuk berita ini