Sementara itu Kepala BBSPJIKB Yogyakarta, Budi Setiawan, menuturkan outcome dari kegiatan promosi tersebut diharapkan mampu mendorong 30 tenaga terampil yang berkompeten di Kalsel.
"Khususnya yang bersertifikasi profesi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi untuk bisa memanfaatkan potensi dari sawit untuk industrinya," kata Budi Setiawan.
“Skema sertifikasi yang kami siapkan adalah skema pembuatan kain batik tulis yang memiliki 5 unit kompetensi SKKNI Nomor 104 Tahun 2018," ujarnya.
Pihaknya juga menyiapkan skema pembuatan kerajinan serat alam nontekstil atau anyaman sebanyak 10 unit kompetensi sesuai SKKNI Nomor 82 Tahun 2016 dan Nomor 141 Tahun 2016.
"Dengan memiliki sertifikasi kompetensi maka para pelaku industri ini juga memiliki bekal dalam mengajarkan ilmu yang mereka miliki kepada masyarakat,” tegas Budi Setiawan selaku Kepala BBSPJIKB Yogyakarta.
Kemenperin dan BPDPKS Tingkatkan Hilirsasi Sawit, Termasuk untuk Seni dan Budaya
Diskusi pembaca untuk berita ini