Pekanbaru, elaeis.co - Sedang disiapkan sebanyak tiga judul film dokumenter tentang transmigrasi sawit, dua di antaranya dengan latar belakang Provinsi Riau.

Hal itu diketahui saat Ketua Umum ASPEKPIR Setiyono bersama jajaran melakukan audiensi dengan Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, Selasa (30/5). Selain Aspekpir, kegiatan itu juga melibatkan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

Humas Aspekpir, Aji, menjelaskan ada
tiga desa yang terpilih untuk dijadikan setting  film dokumenter itu,  di antaranya Desa Teluk Merbau, Kabupaten Siak, Desa Bono Tapung Rokan Hulu dan Desa Bumi Kencana di Musi Banyuasin. 

"Sekarang ini masih proses pembuatan filmnya," kata Aji. "Setelah pembuatan film selesai bulan Juni atau Juli 2023 nanti akan tayang," tambahnya, dilansir elaeis.co dari website resmi Pemprov Riau.

Gubri Syamsuar saat menerima audiensi dalam arahannya mengatakan desa-desa transmigrasi sawit harus mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi digital. 

"Penerapan teknologi digital ini menjadi satu cerita yang menarik dalam film dokumenter desa transmigrasi sawit,"ujarnya.

Dikatakan, nanti penerapan teknologi digital pada Koperasi Unit Desa (KUD) Tani Sejahtera di Desa Bono Tapung juga akan tersaji pada film dokumenter itu.

"Penerapan (Teknologi KUD) ini diharapkan dapat dicontoh KUD lainnya di Indonesia. Besar harapan kita karya filmnya nanti membawa kemajuan bagi petani sawit Indonesia," tutupnya. 

Menurut Gubri, film dokumenter desa transmigrasi sawit sangat bagus dengan jalan cerita yang menginspirasi. "Saya berharap BPDPKS dan ASPEKPIR Indonesia terus berkarya untuk kejayaan petani sawit Indonesia," katanya.

Ia mengatakan bahwa lahirnya desa transmigrasi sawit, sejarah dan kehidupan masyarakatnya menjadi inspirasi bagi bangsa dan negara. 

"Banyak desa transmigrasi sawit di Indonesia yang punya cerita bagus dan layak menjadi cerita seperti dalam film dokumenter desa transmigrasi sawit," ujar Syamsuar.

Desa Teluk Merbau adalah desa yang terbentuk dari  Pola Inti Rakyat dari PT. PTPN. Otomatis kebun sawit adalah menjadi sumber utama penghasilan mayarakat Desa Teluk Merbau.

Sedangkan KUD Tani Sejahtera merupakan binaan dari PTPN V, salah satu anak usaha holding perkebunan yang sudah menggunakan aplikasi Smartcoop sejak bulan November 2022 lalu sehingga perkembangannya begitu cepat.