Pasir Pangaraian, elaeis.co - Puluhan masyarakat dari empat desa, yakni Kepenuhan Timur, Kepenuhan Hilir, Ulak Patian dan Rantau Binuang Sakti (RBS), memblokir jalan PT Sumber Jaya Indahnusa (SJI) Coy yang terletak di Desa Ulak Patian, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau.
Mereka menolak perpanjangan izin Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan sawit tersebut.
Bahtiar AH, tokoh masyarakat Kepenuhan sekaligus Ketua Lembaga Kerapatan Adat (LKA) Luhak Kepenuhan mengatakan, penolakan yang disuarakan puluhan masyarakat dan tokoh adat itu disebabkan karena mereka merasa hak masyarakat Kepenuhan belum dipenuhi dengan baik oleh perusahaan.
"Selama ini PT SJI belum ada terlihat melakukan kerja sama dengan LKA Luhak Kepenuhan. Dari empat desa yang ada di sekitar perusahaan, hingga kini pihak perusahaan belum ada memperlihatkan bentuk kepeduliannya kepada masyarakat,"kata Bahtiar saat dihubungi elaeis.co, Jumat (10/6).
Bahtiar menjelaskan, hak masyarakat lainnya yang belum dipenuhi perusahaan itu adalah terkait kebun plasma sebesar 20 persen dari HGU.
"Di Rohul ini banyak perusahaan nakal. PT SJI yang beroperasi di wilayah ini juga terkesan bandel, sejak berdirinya perusahaan itu kebun plasma yang kami tuntut sebesar 20 persen belum diberikan," jelasnya.
Masyarakat juga sangat kecewa dengan sedikitnya serapan tenaga kerja lokal oleh PT SJI. Menurut Bahtiar, tidak terserapnya warga setempat sebagai tenaga kerja adalah bentuk ketidakpedulian PT SJI terhadap masyarakat asli Kepenuhan.
"Sebelumnya kami sudah meminta kepada PT SJI agar mengikutsertakan anak keponakan kami dalam kegiatan kerja apapun untuk mengurangi angka pengangguran," katanya.
Menurutnya, masyarakat empat desa akan terus menolak rencana PT SJI memperpanjang izin HGU sebelum adanya iktikad baik dalam bentuk mediasi antara perusahaan dengan masyarakat Kepenuhan.
"Kami menolak perpanjangan HGU PT SJI, ini kesepakatan bersama masyarakat empat desa serta tokoh masyarakat adat," tegasnya.
Ditambahkannya, apabila PT SJI tidak mengindahkan permintaan tersebut, masyarakat Kepenuhan akan kembali melakukan aksi dengan jumlah massa yang lebih banyak.
Masyarakat 4 Desa Tolak Perpanjangan HGU Perusahaan, ini Sebabnya
Diskusi pembaca untuk berita ini