Medan, elaeis.co – Juli Boru Simangunsong masih ingat betapa sulitnya dia dulu pergi ke ladang setelah hujan mengguyur walau hanya sekejap saja. Kondisi jalan menuju ladangnya rusak parah. Itu sebabnya saban hari dia berdoa agar ada yang membenahi jalan di Dusun Huta Sombahuta, Desa Nagori Tanjung Maraja, Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, itu.
“Kalau dulu, hujan sedikit saja jalan sudah tidak bisa dilalui. Akhirnya saya tidak bisa ke ladang,” kata Juli.
Warga Nagori Tanjung Maraja mayoritas warga berprofesi sebagai petani. Mulai dari sawah hingga kelapa sawit. Selama ini, mereka sangat bergantung pada akses jalan untuk mengangkut hasil produksi pertanian.
“Kami sangat perlu sekali jalan yang bagus, baik untuk angkut hasil pertanian atau ke kampung sebelah,” kata warga lainnya, Reza Siahaan.
Kini kondisi jalan tersebut telah jauh berbeda berkat pembenahan yang dilakukan oleh PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) Kebun Bah Jambi. Jalan sudah dirabat beton sepanjang 135 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 20 sentimeter.
Menurut Manajer PTPN IV Kebun Bah Jambi, Tri Mangkurat, perbaikan jalan dilakukan setelah perusahaan melakukan dialog dengan warga setempat. Setelah memahami kebutuhan mereka, manajemen kebun memutuskan untuk membantu melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PTPN IV.
“Jalan ini merupakan akses untuk membawa hasil bumi, kemudian jalan untuk anak-anak sekolah. Jadi kami harap ini bisa mempermudah, karena mungkin yang selama ini lebih jauh karena harus memutar,” jelasnya melalui keterangan resmi Humas PTPN IV.
Hingga Triwulan III/2022, Kebun Bah Jambi telah menyalurkan Rp 201.219.000 bantuan TJSL. Nilainya tercatat meningkat sebesar 384,8 persen bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu atau secara year on year (yoy). "Penyaluran TJSL tahun ini meningkat seiring kesuksesan perusahaan mendongkrak pendapatan," ungkapnya.
Hingga Triwulan III/2022, produksi Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit Kebun Bah Jambi PTPN IV tercatat mencapai 82.676 ton. Jumlahnya meningkat sebesar enam persen (yoy).
Lebih lanjut, Tri berharap warga setempat bisa bersama-sama turut merawat jalan yang telah diperbaiki. Termasuk membantu perusahaan dalam menjaga aset-aset yang berada di sekitar kampung.
Produksi Melimpah, Perusahaan Pelat Merah ini Bagi-bagi Rezeki
Diskusi pembaca untuk berita ini