Jakarta, elaeis.co - Pemerintah kembali menggelar ujicoba penggunaan campuran biodiesel sawit dan bahan bakar minyak (BBM) pada kereta api yang khusus mengangkut barang.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (BBPMGB) Lembaga Minyak dan Gas Bumi (LEMIGAS), Mustafid Gunawan belum lama ini.

Ia mengungkapkannya, seperti dikutip elaeis.co, Jumat (26/7/2024), dalam acara peresmian uji coba jalan penggunaan B40 pada sektor kereta api (KA) di Pengawas Urusan Kereta (PUK) Lempuyangan, Yogyakarta, Senin (22/7/2024).

Mustafid menyebutkan, pelaksanaan ujicoba penggunaan biodiesel, khususnya B40, untuk sektor kereta api terdiri dari pengujian lokomotif dan genset kereta api.

"Kita ujicoba pada lokomotif CC2061387 rangkaian kereta barang rute Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, menuju Kalimas, Surabaya, Provinsi Jawa Timur (Jatim)," ujar Mustafid.

Kata dia, persiapan teknis pelaksanaan uji penggunaan B40 sektor kereta api dimulai dari survei dan joint inspection bersama stakeholder terkait. 

Juga, sambungnya lagi, telah dilaksanakan pembangunan fasilitas blending dan pengisian bahan bakar uji di 5 lokasi.

"Yaitu di Stasiun Cipinang, Stasiun Arjawinangun, Stasiun Cepu, Stasiun Pasarturi, dan Stasiun Lempuyangan di Jogjakarta," ungkapnya.

"Dan juga sedang disiapkan laboratorium mini untuk ujilapangan atau field test karakteristik bahan bakar uji di 2 lokasi, yaitu di Stasiun Pasarturi dan Lempuyangan," tuturnya lebih lanjut 

Ia menyebutkan, pengujian ketahanan dinamis akan dilakukan selama enam bulan dengan empat lokasi pengisian bahan bakar.